Maaf, artikel yang anda cari tidak terdapat disini.
Komponen M-System
July 21, 2011 by irwanbee · 7 Comments
SINGLE PANEL
Single Panel adalah inti dari M-System. Kegunaannya antara lain adalah sebagai dinding penyekat, panel dinding external sekaligus sebagai bekisting berinsulasi untuk lantai dan atap. Dengan menggunakan plaster bermutu tinggi, Single Panel dapat digunakan untuk struktur bangunan hingga 4 lantai. Panel jenis ini diperuntukkan bagi berbagai jenis konstruksi bangunan komersial, industri, hunian ataupun untuk pekerjaan renovasi.
DOUBLE PANEL
Double Panel digunakan sebagai komponen struktur penahan beban yang juga dapat berfungsi sebagai bekisting serta insulator panas. Dengan kapasitas daya dukung yang lebih tinggi, jenis panel ini digunakan pada gedung dengan jumlah lantai diatas 4. Perkuatan struktur dengan cor beton pada rongga diantara lapisan superfoam, memungkinkan Double Panel dapat digunakan untuk bangunan hingga 20 lantai.
Pagar Panel
May 15, 2009 by irwanbee · 49 Comments
Untuk melindungi property anda, baik itu berupa pabrik, pergudangan, tanah persil dan sebagainya, maka pagar panel beton merupakan pilihan yang tepat karena memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut:
- mudah di dalam pemasangan
- memiliki daya tahan yang tinggi terhadap perubahan cuaca
- efektif dari segi biaya
- kuat dengan masa layanan seumur bangunan
- dapat dipindahkan sesuai dengan kebutuhan
Untuk meningkatkan fungsi pagar panel beton sebagai sarana pengamanan property anda, maka pagar panel beton dapat ditambahkan dengan siku kawat duri. Pada bagian kolom telah disediakan lubang untuk memposisikan besi siku pendukung kawat duri.
Selain itu, jika nilai-nilai estetika menjadi pertimbangan utama, maka kami juga menyediakan capping pagar panel beton.
PT. LISA CONCRETE INDONESIA memproduksi pagar beton precast bermutu tinggi, dengan ukuran panel standar 2400 x 400 x 40 mm, sedangkan ukuran kolom standar 120 x 160 mm dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 1600 mm – 4000 mm.
Bila anda membutuhkan penawaran dari produk ini, silahkan download form request disini, atau anda bisa langsung telpon ke marketing kami.
Product PT. LISA CONCRETE INDONESIA
May 5, 2009 by irwanbee · 14 Comments
Berikut ini adalah Produk-produk Beton Pracetak (Precast Concrete) yang pernah diproduksi oleh PT. LISA CONCRETE INDONESIA. Apabila anda mempunyai permintaan produk precast yang lain (yang belum pernah kami produksi), silahkan hubungi marketing kami.
RC BOX CULVERTBox Culvert yang terdiri dari 2 komponen, yaitu komponen TOP dan komponen Bottom. Untuk komponen Top, bisa dimodifikasi dengan diberi konsol pendek sebagai dudukan dari plat injak. Untuk menambah safety factor dari RC Box Culvert ini, kami bisa menambahkan Quick Lay Joint System untuk mengantisipasi kurang sempurnanya pengerjaan di lapangan dalam membuat pondasi.
Untuk Keterangan lebih lanjut mengenai RC Box Culvert, silahkan klik disini.
PIPA BETONPipa Beton adalah salah satu produk andalan dari PT. LISA CONCRETE INDONESIA. Pipa Beton ini diproduksi secara masal dengan menggunakan Mesin Cetak pipa yang canggih. Produk ini sangat cocok untuk menggantikan saluran konvensional yang ada, karena lebih kuat, kualitas lebih bagus, dan proses pemasangan yang lebih mudah. Ada dua jenis dari pipa beton ini, yaitu yang bertulangan, dan tanpa tulangan.
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai PIPA BETON, silahkan klik disini.
PAGAR PANEL BETONUntuk melindungi property anda, baik itu berupa pabrik, pergudangan, tanah persil dan sebagainya, maka Pagar Panel Beton merupakan pilihan yang tepat. Ringan, kuat, dan mudah dalam instalasi adalah keunggulan yang kami tawarkan dalam produk ini.
Untuk meningkatkan fungsi pagar panel beton sebagai sarana pengamanan property anda, maka pagar panel beton dapat ditambahkan dengan siku kawat duri.
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai Pagar Panel Beton, silahkan klik disini.
Atasi Banjir, Pemkot Bangun Box Culvert Banyu Urip
Atasi Banjir, Pemkot Bangun Box Culvert Banyu Urip
Tahap Pertama Hanya 850 Meter
SURABAYA – Pemkot Surabaya akhirnya benar-benar merealisasikan program penanggulangan banjir di kawasan Banyu Urip. Bentuknya berupa pembangunan box culvert di sepanjang sungai yang membentang mulai Jembatan Girilaya hingga Benowo. Kemarin, pelaksanaan proyek tersebut diresmikan Wali Kota Bambang D.H.
Menurut Bambang, proyek box culvert Banyu Urip yang diresmikan kemarin merupakan tahap pertama. Panjangnya sekitar 850 meter. Dibanding panjang sungai yang membentang hingga Benowo, proyek tahap pertama tersebut memang masih jauh dari rencana awal.
‘APBD Surabaya memang belum kuat untuk membangun box culvert hingga Benowo. Untuk sementara kami bangun sampai Darmo Satelit. Nanti kami minta bantuan dana dari Pemprov Jatim,’ ujarnya setelah peletakan batu pertama kemarin.
Bambang menjelaskan, rencana awal pembangunan box culvert di atas Kali Banyu Urip memang hanya sampai Jalan Darmo Satelit. Itu pun dibagi dua kali pelaksanaan. ‘Pembangunan tahun ini masih tahap ruas satu, yaitu 850 meter ke barat hingga pintu air Petemon. Tahun depan baru sampai Darmo Satelit,’ ungkapnya.
Pejabat yang bakal mengakhiri masa jabatan pada tahun depan itu meminta agar Pemprov Jatim bersedia mengalokasikan dana APBD bagi pembangunan-pembangunan fasilitas yang urgen di Surabaya. Permintaan tersebut dia anggap wajar karena sebagian APBD Jatim juga berasal dari warga Surabaya.
‘Saya tidak minta duit. Kota ini hanya meminta hak dari pembayaran PKB (pajak kendaraan bermotor) yang masuk ke pemprov untuk meneruskan pembangunan box culvert,’ paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Sri Mulyono menjelaskan, untuk membangun box culvert, Kali Banyu Urip akan dikeruk lebih dulu sedalam tiga meter. Itu dilakukan untuk menambah kapasitas sungai yang hampir selalu meluber ke jalan ketika terjadi hujan deras. ‘Sebagian sudah kami keruk. Karena itu, box culvert sudah bisa dipasang,’ katanya.
Program pemasangan box culvert di sepanjang Kali Banyu Urip sebenarnya tidak sebatas mengatasi banjir. Proyek tersebut diharapkan juga bisa memecahkan masalah kemacetan di wilayah itu. Sebab, Jalan Banyu Urip digadang-gadang sebagai jalur alternatif menuju Surabaya Barat, selain Jalan Mayjen Sungkono.
Selama ini, para pengendara terkesan enggan memanfaatkan Jalan Banyu Urip untuk menuju kawasan Surabaya Barat. Selain sempit dan macet, jalan tersebut selalu tergenang air ketika musim penghujan. Jika tidak ada jalur alternatif, lambat laun Jalan Mayjen Sungkono mengalami kemacetan seperti Jalan Ahmad Yani. (gun/fat)
Source : Jawa Pos 31 Maret 2009

