Maaf, artikel yang anda cari tidak terdapat disini.
Supply Facade untuk proyek di PAITON
July 16, 2009 by irwanbee · Leave a Comment
Salah satu beton pracetak yang pernah diproduksi di PT. LISA CONCRETE INDONESIA adalah Facade. Setelah sebelumnya kami mensuply Precast Facade untuk Gedung Telkomsel Surabaya, dan juga Facade BG. Junction Mall, Proyek Paiton ini adalah bukti dari kualitas produk precast kami dalam hal Facade.
Berbeda dengan proyek sebelumnya (Telkomsel & BG. Junction), untuk Proyek Paiton ini, PT. LISA hanya mensuply produk saja tanpa adanya jasa pemasangan.
Precast Product Rusun UNESA & IAIN Surabaya
July 9, 2009 by irwanbee · 2 Comments
Pada tahun 2009 ini, PT. Kali Intan Asri melakukan proses konstruksi Rusun IAIN, dan PT. Triperkasa Amin Indah membangun Rusun UNESA. Kedua rusun ini dibangun dengan produk pracetak yang sistemnya menggunakan lisensi dari PT. Ultrajasa Persada Prima.
Berawal dari rasa puas atas kualitas dari suply precast product sebelumnya untuk Rusun di daerah Jombang, PT. Ultrajasa Persada Prima kembali menjalin kerjasama dengan PT. Lisa Concrete Indonesia untuk memproduksi material beton pracetak yang dibutuhkan untuk kedua rusun di Surabaya ini.
Materi beton pracetak di kedua rusun ini meliputi Kolom, Balok, dan HalfSlab.
Menurut keterangan dari pihak kontraktor, direncanakan, kedua proyek tersebut akan selesai di akhir bulan ini.
Atasi Banjir, Pemkot Bangun Box Culvert Banyu Urip
Atasi Banjir, Pemkot Bangun Box Culvert Banyu Urip
Tahap Pertama Hanya 850 Meter
SURABAYA – Pemkot Surabaya akhirnya benar-benar merealisasikan program penanggulangan banjir di kawasan Banyu Urip. Bentuknya berupa pembangunan box culvert di sepanjang sungai yang membentang mulai Jembatan Girilaya hingga Benowo. Kemarin, pelaksanaan proyek tersebut diresmikan Wali Kota Bambang D.H.
Menurut Bambang, proyek box culvert Banyu Urip yang diresmikan kemarin merupakan tahap pertama. Panjangnya sekitar 850 meter. Dibanding panjang sungai yang membentang hingga Benowo, proyek tahap pertama tersebut memang masih jauh dari rencana awal.
‘APBD Surabaya memang belum kuat untuk membangun box culvert hingga Benowo. Untuk sementara kami bangun sampai Darmo Satelit. Nanti kami minta bantuan dana dari Pemprov Jatim,’ ujarnya setelah peletakan batu pertama kemarin.
Bambang menjelaskan, rencana awal pembangunan box culvert di atas Kali Banyu Urip memang hanya sampai Jalan Darmo Satelit. Itu pun dibagi dua kali pelaksanaan. ‘Pembangunan tahun ini masih tahap ruas satu, yaitu 850 meter ke barat hingga pintu air Petemon. Tahun depan baru sampai Darmo Satelit,’ ungkapnya.
Pejabat yang bakal mengakhiri masa jabatan pada tahun depan itu meminta agar Pemprov Jatim bersedia mengalokasikan dana APBD bagi pembangunan-pembangunan fasilitas yang urgen di Surabaya. Permintaan tersebut dia anggap wajar karena sebagian APBD Jatim juga berasal dari warga Surabaya.
‘Saya tidak minta duit. Kota ini hanya meminta hak dari pembayaran PKB (pajak kendaraan bermotor) yang masuk ke pemprov untuk meneruskan pembangunan box culvert,’ paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Sri Mulyono menjelaskan, untuk membangun box culvert, Kali Banyu Urip akan dikeruk lebih dulu sedalam tiga meter. Itu dilakukan untuk menambah kapasitas sungai yang hampir selalu meluber ke jalan ketika terjadi hujan deras. ‘Sebagian sudah kami keruk. Karena itu, box culvert sudah bisa dipasang,’ katanya.
Program pemasangan box culvert di sepanjang Kali Banyu Urip sebenarnya tidak sebatas mengatasi banjir. Proyek tersebut diharapkan juga bisa memecahkan masalah kemacetan di wilayah itu. Sebab, Jalan Banyu Urip digadang-gadang sebagai jalur alternatif menuju Surabaya Barat, selain Jalan Mayjen Sungkono.
Selama ini, para pengendara terkesan enggan memanfaatkan Jalan Banyu Urip untuk menuju kawasan Surabaya Barat. Selain sempit dan macet, jalan tersebut selalu tergenang air ketika musim penghujan. Jika tidak ada jalur alternatif, lambat laun Jalan Mayjen Sungkono mengalami kemacetan seperti Jalan Ahmad Yani. (gun/fat)
Source : Jawa Pos 31 Maret 2009
Precast Arch Culver Kali Kuning
February 18, 2010 by irwanbee · 3 Comments
Berawal dari Tender yang di menangkan oleh PT. Adhi Karya untuk pembangunan saluran Kali Kuning Jogjakarta, kami mendapatkan kesempatan untuk memproduksi Precast Arch Culvert. Menurut keterangan yang kami himpun dari pihak kontraktor (PT. Adhi Karya) dan pihak owner (PT. Angkasapura), desain sebelumnya dari Arch Culvert ini adalah Cast In Site. Atas pertimbangan masalah waktu yang mendesak, dan untuk tujuan mempermudah kontrol dari Arch culvert, maka kami PT. LISA Concrete Indonesia diberi amanah untuk memproduksi Precast Arch.
Sebagai informasi bahwa pihak Angkasapura berencana untuk meluaskan area bandara, sehingga mereka membutuhkan “Taxi Way” baru untuk mendukungnya. Karena rencana TaxiWay ini berada di atas (melewati) sungai Kuning (Kali Kuning), maka sungai tersebut harus ditutup (seperti layaknya jembatan) untuk dijadikan TaxiWay ini.
Precast Arch Culvert ini dibangun untuk memperpanjang Arch Culvert yang sebelumnya telah ada, sesuai dengan keterangan pihak Angkasapura, bahwa Arch Culvert yang sebelumnya dibangun dengan sistem Cast In Site.
(PT. Lisa Concrete Indonesia produsen Arch Culvert di Indonesia)
Project | Arch Culvert
September 12, 2011 by irwanbee · Leave a Comment
Arch Culvert
Post ini Progress,…




